Keberanian, Kedisiplinan dan Kesetiaan Garda Swiss Paus, Vatican

p1000458

Kota Vatican tidak hanya dikenal sebagai sebagai kota terkecil di dunia dengan luas 44 hektar dan berada di tengah-tengah negara Itali. Akan tetapi Kota Vatican juga mempunyai berbagai tempat wisata yang menjadi tujuan favorit para turis di seluruh dunia.

Lebih dari 3 kali saya mengunjungi Kota Roma dan Kota Vatican dan selama itu pula saya sangat mengagumi berbagai tempat wisata, peninggalan sejarah, arsitektur bangunan, dan seni di tempat ini.

Salah satu kesan menarik di  Kota Vatican adalah Garda Swiss Paus atau Pasukan Pengawal Paus. Tidak banyak dari para pengunjung yang berkunjung tempat wisata di Kota Vatican dan mengambil foto Garda Swiss yang menjaga Kota Vatican mengetahui sejarah mereka.

Sejarah Garda Swiss Paus sampai dengan hari kelahirannya yang diperingati setiap tanggal 22 Januari 1506 mempunyai sejarah yang panjang.

Kardinal della Rovere yang kemudian dikenal sebagai Paus Julius II,  pada tahun 1503, meminta kepada Dewan Swiss menyediakan tentara bayaran Swiss untuk menjadi pengawalnya.

Tanggal 22 Januari 1506 adalah tanggal dimana kontingen pertama Garda Swiss Paus melewati Porta del Popolo dan tiba di Kota Vatican dimana mereka diberkati oleh Paus Julius II. Kontingen pertama ini dipimpin oleh Kasparvon Silenen dan pada tanggal itulah diperingati sebagai hari kelahiran Garda Swiss Paus.

Garda Swiss sendiri sudah dikenal reputasinya selama berabad-abad. Mereka dikenal sebagai pasukan yang sangat berani, disiplin dan setia. Tidak heran jika seorang sejarawan Latin bernama Tacitus menggambarkan Pasukan Swiss sebagai, “The Helvetians are a people of warriors, famous for the valour of their soldiers.

Oleh Paus Julius II, para Pasukan Swiss ini dijuluki sebagai “Pembela Kebebasan Gereja”.

Garda Swiss juga memiliki pengalaman tempur selama berabad-abad dan menjadi tentara bayaran dari berbagai kerajaan Eropa saat itu.

Tempat wisata di Vatican

Selain dituntut untuk tegas, Swiss Guard juga ramah tetapi sangat mematikan untuk menjaga Paus

Syarat untuk menjadi seorang Garda Swiss Paus haruslah pria beragama Katolik, belum menikah, memiliki kewarganegaraan Swiss dan sudah menyelesaikan pendidikan dasar militer dari Angkatan Bersenjata Swiss. Usia Garda Swiss Paus antara 19-30 tahun dan memiliki tinggi badan minimal 174 cm.

Para Garda Swiss yang terpilih dan menjadi pasukan elit tersebut akan disumpah setiap tanggal 6 Mei di lapangan San Damaso, Vatican. Tanggal 6 Mei adalah hari peringatan jatuhnya Roma pada tahun 1527.

Tempat Wisata di Vatican

Sumpah Garda Swiss di Lapangan San Damaso, Vatican

Hari peringatan jatuhnya Kota Roma merupakan hari bersejarah bagi Garda Swiss Paus. Saat itu, Kota Roma diserang oleh tentara Charles V yang berjumlah sekitar 20.000 tentara melawan 5.ooo milisi dan 500 Garda Swiss Paus yang menjaga Kota Roma.

Dalam penyerangan tersebut dari 189 Garda Swiss Paus yang bertugas, hanya 42 perajurit yang tersisa. Hampir semua Garda Swiss Paus terbunuh di tangga Basilika Santo Petrus, namun pengorbanan dan keberanian mereka membuat Paus Klemens VII berhasil menyelamatkan diri lewat Passetti di Borgo yang menghubungkan Kota Vatican ke Castle Sant’Angelo.

Seragam Garda Swiss Paus berwarna biru, merah, oranye dan kuning. Tentu saja seragam ini terlihat unik. Akan tetapi sangat jelas bahwa ini adalah seragam perajurit yang umum pada masa pencerahan. Seragam Garda Swiss Paus tidak dirancang oleh Michelangelo tetapi oleh Komandan Jules Repond pada tahun 1914.

Tempat wisata di Vatican

Swiss Guard sedang berjaga-jaga di sudut kota Vatican

Berfoto dengan Garda Swiss Paus yang sedang bertugas tidaklah mudah. Para turis dilarang untuk berfoto dengan Garda Swiss Paus. Akan tetapi suatu ketika, saya pernah menyaksikan seorang anak kecil dengan polosnya memegang tangan salah satu Garda Swiss Paus dan dia dijinkan untuk berfoto dengannya.

Saya bisa belajar banyak hal saat melihat sosok seorang Garda Swiss Paus. Di dalam sosok perajurit yang berpakaian seperti “badut” itu, saya menemukan keberanian, disiplin dan kesetiaan. Hal-hal inilah yang menjadi nilai utama dari seorang perajurit dan tentu saja sebagai seorang warga negara.

Tempat Wisata di Vatican

Swiss Guard

Salam, Jelajah Dunia

Advertisements

3 comments

  1. […] kota metropolitan di Pulau Sisilia. Kota ini termasuk  salah satu dari sepuluh kota terbesar di Itali dan merupakan kota di Itali yang terletak di pesisir sebelah Timur […]

    Like

  2. […] Konstantinopel. Kekaisaran Romawi Timur merupakan terminologi yang membedakan dengan Kekaisaran Romawi Barat yang berpusat di Roma. Oleh karena kekaisaran ini bertahan lebih dari seribu tahun, maka […]

    Like

  3. […] Jelas yang terjadi adalah saya tidak akan pernah berdiri di tengah-tengah Basilika St. Petrus, Vatican atau melihat kota suci Jerusalem dari atas Bukit […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: