Bora Bora, Surga di Samudra Pasifik

img_0093

Tampak dari kejauhan Gunung Pahia dan Gunung Otemanu di Pulau Bora Bora.

Di tengah lautan Pasifik Selatan tersimpan sebuah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi yaitu Pulau Bora Bora. Pulau Bora Bora ibarat mutiara yang tersimpan indah di Pasifik Selatan.

Pada tahun 2002, saya pernah menonton film berjudul xXx dengan pemeran utama Vin Diesel sebagai Xander Cage. Dalam salah satu adegan dalam film tersebut, Xander Cage sedang bersantai di sebuah pantai indah berpasir putih dan air biru jernih bersama dengan Yelena yang diperankan oleh Asia Argento. Pulau dengan pantai berpasir putih dan air biru jernih itulah Pulau Bora Bora.

Tempat Wisata di Bora Bora

Nelleke Dijkhuizen menuju Pulau Bora Bora

Pulau ini sangat identik dengan dua puncak gunung yang berada di tengah-tengah pulau, yaitu Gunung Otemanu dan Gunung Pahia dengan ketinggian tertinggi 727 meter dari permukaan air laut. Pulau Bora Bora masuk dalam wilayah French Polynesia di wilayah pasifik. Sekedar informasi, French Polynesia dibagi menjadi lima kepulauan yaitu Society Islands, Tuamotu Archipelago, Gambier Islands, Marquesas Islands dan Austral Islands. Bora Bora berada di sebelah selatan Society Islands.

img_0108

Saya mengunjungi pulau ini pada tahun 2010 bersama dengan kapal pesiar Ms. Rotterdam. Pulau ini dikelilingi oleh ekosistem terumbu karang dan laguna. Laguna-laguna yang ada di Pulau Bora Bora terdiri dari laguna pesisir yang sangat identik dengan pasir putihnya dengan kedalaman bervariasi antara 0.5 meter sampai 1.5 meter.

Semakin menjauhi daratan maka saya menemukan banyak laguna karang, seakan membentengi laguna pesisir. Pulau Bora Bora adalah pulau yang sangat dikenal oleh berbagai turis mencanegara, oleh sebab itu dari tahun ke tahun pulau ini selalu menjadi tempat wisata di Pasifik Selatan.

Pulau ini tidak hanya didominasi oleh keindahan pantai dan kehidupan bawah lautnya. Saat saya menelusuri pulau yang luasnya 30 kilometer persegi ini, banyak sekali pohon kelapa yang tumbuh mengelilingi pulau ini. Tidak heran jika salah satu penghasilan penduduk di pulau ini selain bergantung pada hasil laut juga pada produksi kopra.

img_0212

Bersama Hedwig mengunjungi Restaurant dan Bar Bloody Mary’s

Biaya hidup di Pulau Bora Bora tidak murah. Ambil contoh satu kilogram buah tomat yang saya beli di Pasar Bogor Rp. 10.000, di Bora Bora sekitar 600 CFP Franc atau lebih dari USD 5. Untuk satu liter bensin 164 CFP Franc atau sekitar USD 1.5. Jadi disarankan jika ingin menghabiskan waktu di tempat ini, jangan malu untuk membawa perbekalan atau uang yang banyak.

Saat menelusuri pulau ini, saya selalu menyiapkan bekal penuh di dalam tas. Air minum, roti isi, makanan ringan, dan obat-obatan pribadi selalu siap di dalam tas. Saya hanya mengeluarkan uang untuk transportasi, tur di pulau, atau tiket masuk tempat wisata. Tempat wisata di Pulau Bora Bora juga sangat mahal.

Pada dasarnya, rata-rata biaya hidup di wilayah French Polynesia sangat mahal. Saya pernah membayar hampir USD 30 satu porsi nasi goreng untuk satu orang di Tahiti.

img_0091

Ms. Rotterdam saat lego jangkar di Pulau Bora Bora

Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi adalah Pantai Matira. Pantai ini adalah pantai umum satu-satunya yang bisa dikunjungi tanpa perlu membayar tiket masuk. Untuk pantai lainnya saya harus membayar karena biasanya sudah digunakan untuk berbagai hotel dan resort.

Untuk masuk ke salah satu resort di dekat Pantai Matira, saya harus membayar tiket hampir USD 90 dan di dalamnya ada laguna dengan pulau kecil di tengah-tengah. Akan tetapi, saya rasa tidak perlu sampai membayar tiket untuk masuk ke salah satu resort. Di Pantai Matira menurut saya juga indah karena lautnya sejernih kristal dengan pasir yang lembut serta laguna pesisir yang membentang ratusan meter menuju ke Samudra Pasifik.

Di Pantai Matira saya juga menemukan banyak toko-toko yang menjual berbagai cenderamata serta kafe-kafe.

img_0217

Walls of Fame Bloody Mary’s

Selain mengunjungi pantai, saya juga menyempatkan mengunjungi Restaurant and Bar Bloody Mary’s yang sangat terkenal di Bora Bora bersama dengan Hedwig dan Nelleke.

Sekitar 230 tamu terkenal pernah mengunjungi tempat ini dan nama-nama tersebut dipajang di walls of fame depan pintu masuk Restaurant and Bar Bloody Mary’s. Setiap malam di tempat ini diperlihatkan berbagai hasil laut dari nelayan setempat yang ditempatkan di atas es dengan berbagai nama ikan, tempat mereka hidup dan rekomendasi dari juru masak seperti apa makanan tersebut dimasak.

Di antara berbagai menu yang tersedia di tempat ini – rata-rata adalah hasil laut, Wahoo (Ono) Teriyaki adalah salah satu pilihan makanan kesukaan saya.

img_0100

Pulau yang tenang dan sejuk

Keindahan pantai Pulau Bora Bora adalah satu satu kenangan saya saat mengunjungi tempat ini. Di siang hari saya kerap membawa alat snorkling dan menikmati keindahan bawah laut Pulau Bora Bora dan mengunjungi Bora Bora Lagoonarium.

Pada malam hari kami mengadakan pesta di pinggir pantai sambil menyantap berbagai hasil laut yang dipanggang. Keindahan pulau Bora Bora membawa kenangan yang tidak terlupakan sampai saat ini. Oleh sebab itu tidak heran jika saya menemukan surga di tengah Samudra Pasifik.

img_0099

Matahari terbenam di Bora Bora

Salam, Si Penjelajah Dunia

Advertisements

One comment

  1. […] berbahan utama ikan yang dimasak khas dengan bumbu dari pulau […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: