Mereka yang Selalu Dikenang

image0002

Luau, March 2009

Sometimes you will never know the true value of a moment until it becomes a memory – Theodor Seuss Geisel

Warisan hidup itu menurut saya bukan dari berapa banyaknya harta yang bisa saya kumpulkan dan saya wariskan atau seberapa besar kekuasaan yang saya miliki. Warisan hidup itu adalah, “Seperti apa saya dikenang”. Kenangan inilah salah satu dari warisan hidup yang saya peroleh ketika bekerja di atas kapal pesiar Holland America Line. Saya bekerja di tempat ini dimulai pada tahun 2008 sampai 2012. Empat tahun adalah waktu yang singkat akan tetapi penuh dengan kenangan istimewa. Selama empat tahun, saya sudah bekerja di delapan kapal yang berbeda, yaitu: Ms. Zaandam, Ms. Prinsendam, Ms. Rotterdam, Ms. Nieuw Amsterdam, Ms. Noordam, Ms. Amsterdam, Ms. Zuiderdam, dan Ms. Maasdam. Di antara delapan kapal tersebut, Ms. Zaandam adalah kapal pertama dan paling berkesan. Saya tinggal di dalam kapal ini selama 514 hari bersama dengan orang-orang yang luar biasa. Mereka menginspirasi hidup saya dan mewarisi kenangan hidup yang tak ternilai.

Tulisan pertama tentang orang-orang istimewa yang saya temui dalam perjalanan saya mengarungi lautan, saya persembahkan untuk The Cast Member, Adam Thomson, Erin Clark, Casey Craig, Courtney Reed, Megan Adelsberger, Kristen Quartarone, Amanda Woytek, Mia Velez, Vincent Harris, dan Jonathan Perez.

100_1380

Twin Party untuk Joko.

Apa itu Cast Member? Di kapal pesiar ada tiga departmen besar yaitu Deck Department, Engine Department dan Hotel Department. Di dalam Hotel Department terdapat beberapa divisi seperti Culinary, Housekeeping, Entertainment, dan lain-lain. Cast member sendiri adalah salah satu fungsi di bawah divisi Entertainment yang bertugas untuk menghibur para tamu di kapal pesiar dengan berbagai penampilan seni teater dan musik. Cast member sendiri dibagi menjadi penyanyi dan penari. Saya tetap menggunakan kata cast member karena saya kurang tepat menemukan padanan yang pas dalam Bahasa Indonesia. Function saya sendiri berada di bawah Hotel Department.

dsc01185

Makan Malam di Pinnacle Gril

Selama 514 hari saya di Ms. Zaandam, saya mengalami enam kali perubahan cast member. Perubahan itu terjadi karena kontrak sudah selesai, mengundurkan diri dan dipecat karena melanggar peraturan. Dibawah ini adalah nama-nama cast member saat saya bekerja di Ms. Zaandam;

img_2364

Picture of Amanda Cox

Cast Member Pertama: Patrick Ludt, Anne, Daniel Hamblin, Jessica Cambell, Lindsey Geddis, Alaina Puchalski, Amanda Cox, Casey Smith, Mike, Jeffrey Gerodias.

img_2362

Picture of Erin VanGemert

Cast Member Kedua: Michael VanGemert, Erin VanGemert, Kevin Raponey, Samantha Berman, Lindsey Geddis, Heidi Figueroa, Amanda Cox, Casey Smith, Eleazar Pagsisihan, Vincent Harris.

img_2426

Picture of Selena Fisher

Cast Member Ketiga: Selena Fisher, Kevin Raponey, Samantha Berman, Lindsey Geddis, Heidi Figueroa, Amanda Cox, Casey Smith, Eleazar Pagsisihan, Vincent Harris.

dsc_0021

Picture of Vincent Harris

Cast Member Keempat: Adam Thomson, Erin Clark, Casey Craig, Courtney Reed, Megan Adelsberger, Kristen Quartarone, Amanda Woytek, Mia Velez, Vincent Harris, Jonathan Perez.

img_2427

Picture of Heidi Figueroa

Cast Member Kelima: Adam Thomson, Erin Clark, Casey Craig, Courtney Reed, Megan Adelsberger, Kristen Quartarone, Heidi Figueroa, Mia Velez, Vincent Harris, Jonathan Perez.

img_2428

Picture of Isaac Hunnicutt

Cast Member Keenam: Adam Thomson, Robyn Smaggasgale, Casey Craig, Courtney Reed, Amanda Roundtree, Jessie Metcalf, Heather Freire, Alaina Mangano, Isaac Hunnicutt, Jonathan Perez.

Tidak semua nama-nama di atas saya kenal dekat bahkan beberapa dari mereka hanya sebatas saya tahu saja karena kami kerap berpapasan di koridor dan saling menyapa sambil lalu. Akan tetapi ada beberapa nama yang juga saya kenal dekat dan mereka menginspirasi hidup saya sampai hari ini. Di antara keenam cast member di atas, saya mengenal dan dekat dengan cast member yang keempat.

3284_528819390069_52800660_31522588_221874_n

Adam Thomson, Erin Clark, Casey Craig, Courtney Reed, Megan Adelsberger, Kristen Quartarone, Amanda Woytek, Mia Velez, Vincent Harris, dan Jonathan Perez adalah orang-orang yang luar biasa. Mereka adalah orang-orang yang penuh dengan mimpi, harapan, dan cita-cita meski saya akui hidup itu memang tidak mudah. Mereka adalah orang orang yang bersahabat. Mereka tidak pernah menjaga jarak dengan semua orang dan di mana pun mereka berada, selalu suasana menjadi hidup. Setiap pesta di atas kapal ini akan menjadi meriah ketika mereka mereka hadir di dalamnya. Mereka juga orang orang yang bisa menjaga diri dan tahu menghargai orang lain. Yup! Mereka adalah orang-orang yang memukau dan saya bersyukur hampir setiap hari bertemu dan belajar bersama mereka.

Di antara sepuluh orang ini, saya kenal dekat dengan Vincent Harris. Saya kenal dengan Vincent sejak Juni 2008 ketika dia mulai bekerja di Ms. Zaandam. Dia orang yang baik hati dan sangat bersahabat bahkan sampai hari ini saya masih tetap berkomunikasi dengan Vincent. Pernah suatu hari saya sempat marah dengan Vincent tetapi Vincent orang yang berani untuk meminta maaf, sebuah sikap yang jarang ditemukan. Saya kenal Vincent jauh sebelum saya mengenal cast member ini. Vincent sudah ada sebelum cast member ini tiba di Ms. Zaandam. Ia datang bersama dengan Michael VanGemert, Erin VanGemert, Kevin Raponey, Samantha Berman, Heidi Figueroa dan Eleazar Pagsisihan. Saya juga kenal dengan cast member sebelumnya tetapi tidak sedekat cast member ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lahaina, Hawai’i

Satu hal yang berkesan ketika saya bersama-sama dengan mereka pergi menikmati indahnya Lahaina, Hawai’i sampai dengan matahari terbenam, sebuah kenangan yang indah. Saat itu, saya satu-satunya orang asia yang berjemur di pinggir pantai. Dari pengalaman di Lahaina ini, saya menjadi kenal lebih dekat dengan mereka. Ada beberapa waktu, saya jalan-jalan bersama mereka di Kona, Hawai’i. Saat itu saya baru saja membeli handycam, dan waktu-waktu kebersamaan itu saya rekam. Awalnya iseng-iseng kemudian saya punya ide untuk mendokumentasikan hari itu dalam sebuah narasi film pendek. Hasilnya juga tidak buruk-buruk amat. Dimulai dari Kona, Hawai’i saya kemudian mulai mendokumentasi kegiatan mereka sehari-hari dengan harapan agar saat mereka meninggalkan Ms. Zaandam ada sebuah kenangan yang akan mereka ingat terus. Awalnya mungkin terganggu, tapi saya mencoba menampilkan sebuah kehidupan yang jujur dan menarik tentang keseharian mereka di Ms. Zaandam.

dscn1346

Kona, Hawai’i

Tidak ketinggalan juga, saya kadang merekam penampilan mereka di panggung yang sebenarnya tidak boleh direkam. Akan tetapi kebetulan saat itu saya kenal dengan beberapa teman di divisi entertainment salah satunya adalah Samantha Brown, event manager yang sangat baik hati serta teman yang menyenangkan. Samantha Brown adalah teman yang paling lama yang saya kenal di Ms. Zaandam. Selain itu saya kenal juga dengan Elizabeth, cruise director yang ramah dan tidak pernah menjaga jarak untuk membangun hubungan baik dengan sesama rekan kerjanya di Ms. Zaandam meski berbeda divisi. Saya sadar betul tindakan itu sangat beresiko tetapi kadang resiko itu harus ditempuh untuk membuktikan bahwa kita tulus dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

3284_528819230389_52800660_31522556_467857_n

 

Kadang beberapa malam kami bersama-sama ke main galley atau dapur di kapal untuk berburu makanan atau sekedar mencoba memasak omelet kesukaan. Saat itu saya bersama Kristen, Megan, dan Courtney membuat sedikit kekacauan di sana. Cookies dan roti itu enaknya dimakan selagi hangat, dan kelezatan itu hanya ditemukan di galley pada malam hari ketika cookies dan roti selesai dipanggang. Ketika itu Kristen berusaha menjadi juru masak omelet dibawah supervisi juru masak malam hari bernama Clark dari Filipina, masakannya kurang memuaskan karena berakhir di lantai. Banyak kenakalan-kenakalan kecil yang kami lakukan bersama-sama, bahkan kadang ada waktu tertentu kita sangat ketakutan jika dipecat karena melanggar aturan. Akan tetapi darah muda itu tidak selalu berhenti untuk menjelajah makanya kadang banyak aturan-aturan yang sengaja dan tanpa sengaja kami langgar, salah satunya menyalakan lilin ulang tahun untuk Casey di atas tempat tidur. Hampir setiap malam kadang ada keributan, entah itu konflik dengan sesama rekan kerja atau sehabis berpesta di bar. Saat itu Mia sempat beradu mulut dengan salah satu pemain musik yang terganggu dengan gaduhnya koridor cast member. Saat itu begitu mencekam dan penuh ketakutan karena suasana hampir memanas. Pada akhirnya semua kemudian melarikan diri ke kamar masing-masing.

n39500453_33591613_4068979

Luau, Lahaina, Hawai’i

Bicara pesta dan kemeriahan, tidak terlepas dari cast member. Mereka selalu membuat suasana pesta menjadi lebih meriah. Tidak heran sampai mabuk-mabukan dan jackpot. Saya selalu menjadi orang yang berada dalam kondisi sadar ketika pesta sedang berlanjut. Vincent tahu betul bahwa saya tidak bisa meminum alkohol. Hanya seteguk langsung merah, dan jika muka saya memerah, otomatis akan meninggalkan pesta menuju kamar untuk beristirahat. Makanya saya selalu ditawarkan, “Do you want some pineapple juice?“. Meski saya bukan peminum alkohol yang baik, tetapi saya dikelilingi oleh orang-orang yang mengerti tentang kondisi saya. Pernah saya dipaksa untuk meneguk Jaigermaister dan sekejap saya langsung menghilang menuju kamar. Bisa dibilang saat pesta berlangsung, saya termasuk orang yang selalu sadar, maka kadang Kristen meminta saya untuk mengantarkannya ke kamar. Mungkin dia percaya bahwa saya bukan orang yang suka macam-macam dan mengambil keuntungan orang yang sedang mabuk. Suatu kali ada orang lain yang menawarkan diri mengantarnya ke kamar, Kristen malah menjawab bahwa Arthur yang akan mengantarnya ke kamar.

3284_528819305239_52800660_31522571_1903088_n

Satu hal yang paling penting dan utama dalam menjalin hubungan bersama dengan mereka adalah membangun kepercayaan. Tidak ada dalam kamus saya untuk grepe-grepe, mengambil kesempatan dalam kesempitan, dan lain-lain. Bagi saya ada hal yang lebih tinggi dan bernilai dari sekedar kepuasan sesaat, yaitu hubungan yang baik dengan orang lain. Dengan menjalin hubungan yang terus menerus, maka saya punya keuntungan jangka panjang yaitu bisa belajar lebih banyak dari mereka. Saya sering melihat, banyak orang di kapal berusaha mendekati perempuan untuk melengkapi rasa kesepian mereka atau sekedar memuaskan dorongan seks. Ada yang sukses tetapi ada yang berakhir dengan pelecehan seksual. Saya akui kadang saya merasa kesepian hidup di kapal karena jauh dari keluarga dan teman-teman di Indonesia, tetapi berteman adalah bentuk yang menurut saya lebih rasional ketimbang kenikmatan semalam, selain lebih sehat juga lebih bertahan lama.

Suatu kali saya mendapat kejutan dari mereka yaitu diajak bergabung untuk makan malam bersama di Pinnacle Grill Restaurant. Pada umumnya sangat jarang mendapat keistimewaan bergabung bersama dengan mereka dan saya mendapatkan tempat istimewa saat itu. Ada beberapa kali saya juga diajak makan malam bersama seperti di Dinning Room atau makan siang bersama Courtney dan Casey di Pinnacle Grill Restaurant dan yang paling berkesan diantara semuanya adalah Luau. Berkunjung ke Hawaii tidak lengkap jika belum menikmati Luau. Apa itu Luau? Luau adalah pesta tradisional penduduk Hawai’i yang disertai dengan hiburan seperti musik tradisional Hawai’i dan tarian Hula. Makanan yang disajikan pun adalah makanan tradisional penduduk Hawai’i seperti Poi, Kalua Pig, Poke, Lomi Salmon, Opihi dan lain-lain. Biaya makan malamnya juga tidak tanggung-tanggung yaitu USD 100/orang. Hari itu adalah hari yang luar biasa untuk saya, “Ini toh yang namanya tarian Hula” dan makan malam yang hanya saya lihat di televisi.

n39500453_33455276_5114

Kejutan Ulang Tahun untuk Amanda

Saya sangat ahli dalam membangun jaringan di kapal. Sebagai seorang florist manager yang punya tanggungjawab terhadap semua bunga-bunga dan berbagai tanaman  di kapal, posisi saya dibilang cukup strategis. Bukan karena saya masuk di middle management, tetapi bunga itu punya posisi yang istimewa terutama saat kita bicara tentang keindahan dan lawan jenis. Banyak yang sering datang berkunjung ke area kerja saya, dari tingkatan officer sampai crew. Dengan demikian, saya tidak kesulitan membangun jaringan di Ms. Zaandam. Makanya tidak heran jika saya bisa mendapat kue ulang tahun untuk Amanda dan Casey. Saya kenal dengan Executive Chef saat itu bernama Daniel Hrgic, orang Jerman yang baik meski kadang saya kerap memprotes perilaku bawahannya yang seringkali tanpa sengaja ‘merusak’ display bunga di kapal untuk berbagai acara pesta. Salah satu permintaan khusus saya kepada Daniel adalah kue ulang tahun spesial untuk Amanda berukuran 60 x 20 cm. Menurut saya ini kue terenak yang pernah saya makan seumur hidup saya dan rasanya belum ada yang mengalahkan sampai saat ini.

n819850023_5406312_1934

Jonathan, Arthur, Vincent, Joko, dan Casey

Bicara tentang cast member tidak akan lepas dari sosok bernama Joko. Joko adalah salah satu orang Indonesia yang bekerja di Ms. Zaandam. Ia orang yang baik hati dan tanpa pamrih dengan segudang mimpi dan angan-angan yang terus ia raih sampai saat ini. Saya bersyukur bahwa saat itu saya dikelilingi oleh orang-orang baik dan tulus sehingga saya bisa bertahan selama 514 hari di Ms. Zaandam. Kenangan hidup saya di Ms. Zaandam tidak akan pernah lepas dari sosok Joko Hermawan, dari dia saya begitu banyak mengenal dunia yang sebelumnya belum pernah saya ketahui. Dari Joko pulalah yang akhirnya membuat saya bisa mengenal begitu banyak orang di sini. Nama Joko tidak akan pernah lepas dari kisah perjalanan saya di Ms. Zaandam.

Adam Thomson, Erin Clark, Casey Craig, Courtney Reed, Megan Adelsberger, Kristen Quartarone, Amanda Woytek, Mia Velez, Vincent Harris, dan Jonathan Perez adalah orang-orang yang memukau. Mereka selalu menampilkan penampilan terbaik dan professional dalam melakukan pekerjaannya. Vincent dan Megan adalah salah satu penari terbaik di panggung. Tidak kalah Courtney dan Casey penyanyi kedua yang juga luar biasa lewat olah vokalnya. Bagaimana dengan Erin dan Adam? Mereka juga mempunyai suara merdu dengan kekhasannya masing-masing. Kristen juga istimewa, penampilannya begitu memukau selain di panggung juga saat menari bersama Michael Headla dalam crew show. Mia yang penuh dengan misteri tetapi dia juga orang yang menyenangkan. Dan Jonathan, orang yang ramah dan mempunyai hobi menonton film kartun jepang dan planet apes versi jadul.

dsc01296

Officer Bar. Ms. Zaandam 2009. Picture of Vincent Harris

Mereka adalah teman-teman baik yang tidak hanya bisa dinilai dari foto. Dari mereka saya belajar begitu banyak hal-hal baru seperti Amanda dan Megan yang menjelaskan kenapa mengucapkan bless you saat orang lain bersin, Vincent sedikit mengajarkan tap dance, Kristen mencoba memperbaiki penyebutan turtle dengan pengucapan yang benar serta Kristen juga mengajarkan berbagai Bahasa Inggris slank, dan lain-lain. Mereka adalah orang-orang muda yang menginspirasi hidup saya. Pada akhirnya, sometimes you will never know the true value of a moment until it becomes a memory.

Salam, Si Penjelajah Dunia

 

Advertisements

8 comments

  1. […] menikmati kebersamaan Luau bersama dengan Vincent, Adam, Courtney, Kristen dan Megan pada tahun 2009 di Lahaina, Hawai’i. Pada dasarnya Luau merupakan perayaan pribadi […]

    Like

  2. […] punya seorang teman baik di kapal bernama Kristen the cast member. Dia begitu setia dengan pacarnya di tengah-tengah godaan para officer yang mencoba […]

    Like

  3. […] sebuah kota yang menjadi salah satu tempat wisata bagi para pengunjung yang ingin menikmati keramahtamahan penduduk di Prince Edward Island. Di tempat inilah saya pertama kali merasakan nikmatnya donat […]

    Like

  4. […] akan tempat wisata kuliner. Ketika Ms. Zaandam bersandar di siang hari, saya bertualang bersama Joko untuk mencicipi kekhasan makanan lokal Meksiko. Hanya satu agenda saya dan […]

    Like

  5. […] harus jadi anak party dan dugem setiap malam. Padahal kunci dalam menjalin sebuah hubungan adalah sikap saling […]

    Like

  6. […] kota ini saya juga kerap bepergian bersama the cast member, salah satunya saat saya bersama dengan Vincent, Casey dan Jonathan membeli berbagai perlengkapan […]

    Like

  7. […] Dari semenjak saya dilahirkan, bekerja di Majalah Hidup, menyelesaikan pendidikan S1, bekerja di Holland America Line, melanjutkan pendidikan magister dan bekerja di PT ARC Technology dan […]

    Like

  8. […] pernah bertanya kepada Vincent tentang apa bedanya kata beautiful dengan radiant saat saya selesai menonton film berjudul […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: