Saat Mereka Dipenggal di Place De La Concorde, Paris

Tempat Wisata di Paris

Setelah menikmati jalan-jalan dan belanja-belanja di Champs-Élysées, saya sedikit menengok tempat wisata yang sangat bersejarah di Kota Paris yang dikenal dengan nama Place de la Concorde.

Place de la Concorde adalah alun-alun terbesar di Kota Paris dengan luas 8.64 hektar dan terletak di dekat museum terkenal yaitu De Louvre. Saya tidak sulit menemukan tempat ini karena terletak di ujung timur jalan Champs-Élysées.

Tempat Wisata di Paris

Tempat wisata bersejarah ini adalah salah satu tujuan utama saya saat mengunjungi Paris. Saya masih ingat sejarah dunia yang saya pelajari di SMU Kolese Gonzaga, alun-alun ini menjadi begitu bersejarah ketika Revolusi Perancis. Di tempat ini Ratu Marie Antoinette, Putri Élisabeth of France, Charlotte Corday, Madame du Barry, Georges Danton, Camille Desmoulins, Antoine Lavoisier, Maximilien Robespierre, Louis de Saint-Just and Olympe de Gouges dieksekusi mati dengan dengan dipenggal kepalanya dengan alat yang bernama Guillotine.

Tempat Wisata di Paris

Salah satu tempat wisata di Kota Paris ini dirancang oleh Ange-Jacques Gabriel pada tahun 1755 di antara Champs-Élysées di sebelah Barat dan Taman Tuileries di sebelah Timur. Di tempat ini saya bisa menemukan dua air mancur yang juga terkenal yaitu Fontaine des Mers dan Fontaine des Fleuves. 

Tempat wisata bersejarah ini dulu bernama Place Louis XV sebagai penghormatan terhadap raja yang memerintah pada masa itu. Di situ terdapat patung raja yang dibangun oleh Edmé Bouchardon dan diselesaikan oleh Jean-Baptiste Pigalle setelah kematian Edmé Bouchardon.

Sayangnya patung tersebut tidak ditemukan lagi karena sudah dihancurkan saat Revolusi Perancis. Bagi para arsitek atau peminat bangunan bersejarah, di sebelah utara terdapat dua bangunan mirip yang terpisah oleh Jalan Royale. Struktur bangunan tersebut adalah contoh terbaik dari peninggalan gaya arsitektur Louis Quinze.

Tempat Wisata di Paris

Tempat ini juga terkenal karena menjadi tempat bersejarah dimana Raja Louis XVI dieksekusi mati dengan Guillotine pada 21 Januari 1793. Pada tahun 1795, alun-alun ini berubah nama menjadi Place de la Concorde sebagai simbol rekonsiliasi setelah gejolak yang terjadi saat Revolusi Perancis.

Ada beberapa perubahan nama yang terjadi setelah tahun 1795. Tahun 1814, diganti kembali menjadi Place Louis XV, dan tahun 1826 alun-alun ini berubah nama menjadi Place Louis XVI. Setelah Revolusi Juli tahun 1830, alun-alun itu kembali menjadi Place de la Concorde sampai saat ini.

Tempat ini sekarang menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh turis karena di tempat inilah awal dari kehancuran Monarki Perancis.

Advertisements

8 comments

  1. […] untuk mengunjungi salah satu pemakaman tertua di Kota Paris yaitu Père Lachaise Cemetary, saya terlebih dahulu melakukan penelitian siapa saja tokoh yang […]

    Like

  2. […] pun bagian demi bagiannya. Harga tiket masuk untuk orang dewasa di salah satu tempat wisata di Kota Paris ini adalah 8 Euro tetapi karena saya menggunakan kartu mahasiswa STF Driyarkara, jadi hanya membayar […]

    Like

  3. […] saya melintasi Boulevard Saint Michel ke arah Sungai Seine. Sebelum sampai di Katedral terkenal di Kota Paris yaitu Katedral Notre-Dame, di sisi kiri jalan saya menemukan salah satu landmark yang terkenal di […]

    Like

  4. […] mengunjungi Kota Paris, jangan pernah melewatkan untuk berkunjungi ke salah satu tempat wisata di Kota […]

    Like

  5. […] Kota Paris banyak sekali tempat wisata yang menarik yang wajib dikunjungi. Selain tempat wisata bersejarah, […]

    Like

  6. […] adalah pasar jalanan yang juga pernah saya temukan ketika saya melakukan perjalanan di Kota Paris. Saya mengunjungi pasar di Kota Sochi saat itu untuk mencari hadiah bagi Thom dan Gina Faulkner […]

    Like

  7. […] sayangnya saya bukanlah penggila seni yang mau menghabiskan 5 minggu di dalam museum sedangkan di Kota Paris sendiri berisi banyak sekali tempat wisata bersejarah dan berbagai karya seni yang tersebar di […]

    Like

  8. […] yang terkenal yaitu General Residence yang dibangun tahun 1861 dan sekarang menjadi kedutaan Perancis dan Katedral St. Vincent de Paul. Katedral St. Vincent de Paul dibangun antara tahun 1893 dan […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: